Konflik dalam Organisai

Definisi Konflik
Situasi yang terjadi ketika ada perbedaan pendapat atau perbedaan cara pandang diantara beberapa orang, kelompok atau organisasi dan dalam upaya mencapai satu tujuan sehingga mereka berada dalam posisi oposisi, bukan kerjasama.

Perbedaan Pandangan Tradisional dan Interaksionis Mengenai Konflik
Dalam pandangan tradisional
Konflik merupakan sesuatu yang harus dihindari karena dinilai sangat buruk. Konflik merupakan faktor penyebab pecahnya suatu kelompok atau organisasi. Konflik seringkali dikaitkan dengan kemarahan dan pertentangan baik secara fisik maupun dengan kata-kata kasar. Jika sudah terjadi konflik, dapat dipastikan akan menimbulkan konflik yang lebih besar lagi. Oleh karena itu, knflik haruslah dihindari sebab dapat merugikan banyak orang.
Pandangan interaksionis (The Interactionist View)
Pandangan ini didasari keyakinan bahwa organisasi yang tenang, harmonis, damai. Ini justru akan membuat organisasi itu menjadi statis, stagnan dan tidak inovativ. Dampaknya dalam kinerja organisasi menjadi rendah. Pandangan ini justru cenderung menimbulkan terjadinya konflik. Dan oleh sebab itu konflik perlu dipertahankan pada tingkat minimum secara berkelanjutan sehingga tiap anggota yang berada di dalam kelompok tersebut tetap semangat, kritis diri dan kreatif.

Sumber Penyebab Konflik Organisasi
1. Batasan pekerjaan yang tidak jelas
2. Hambatan komunikasi
3. Tekanan waktu
4. Standar, peraturan dan kebijakan yang tidak masuk akal
5. Pertikaian antar pribadi
6. Perbedaan status
7. Harapan yang tidak terwujud

Tehnik – Tehnik Untuk Memecahkan Konflik
Menghindar
Menghindari konflik dapat dilakukan jika isu atau masalah yang memicu konflik tidak terlalu penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang akan ditimbulkannya. Penghindaran merupakan strategi yang memungkinkan pihak-pihak yang berkonfrontasi untuk menenangkan diri. Manajer perawat yang terlibat didalam konflik dapat menepiskan isu dengan mengatakan “Biarlah kedua pihak mengambil waktu untuk memikirkan hal ini dan menentukan tanggal untuk melakukan diskusi”
Mengakomodasi
Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain. Hal ini memungkinkan timbulnya kerjasama dengan memberi kesempatan pada mereka untuk membuat keputusan. Perawat yang menjadi bagian dalam konflik dapat mengakomodasikan pihak lain dengan menempatkan kebutuhan pihak lain di tempat yang pertama.
Kompetisi
Gunakan metode ini jika anda percaya bahwa anda memiliki lebih banyak informasi dan keahlian yang lebih dibanding yang lainnya atau ketika anda tidak ingin mengkompromikan nilai-nilai anda. Metode ini mungkin bisa memicu konflik tetapi bisa jadi merupakan metode yang penting untuk alasan-alasan keamanan.
Kompromi atau Negosiasi
Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak.
Memecahkan Masalah atau Kolaborasi
– Pemecahan sama-sama menang dimana individu yang terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama.
– Perlu adanya satu komitmen dari semua pihak yang terlibat untuk saling mendukung dan saling memperhatikan satu sama lainnya.

KEPUSTAKAAN

– Ann Marriner –Tomey ( 1996 ) . Guide To Nursing Management and Leadership. Mosby – Year Book, Inc St Louis USA.
– Swansburg, R.C. ( 1996 ) Management and Leadership for Nurse Managers ( 2 th ed )Jones and Bartlett Publishers Inc, London England.
– google

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s